Diabetes Bukan Hanya Karena Makanan dan Minuman Manis Saja

Diabetes atau kencing manis bukan hal yang baru lagi dan mulai akrab di telinga masyarakat. Bisa jadi karena penderitanya makin banyak atau karena kesadaran masyarakat mulai meningkat. Meskipun demikian, masih banyak orang yang tanpa disadari melakukan hal-hal yang menjadi faktor risiko diabetes.

Diabetes pada dasarnya disebabkan oleh terganggunya fungsi insulin yang dihasilkan oleh pankreas. Hormon ini bertugas menjaga keseimbangan gula darah. Cara kerjanya adalah meningkatkan penyerapan gula darah oleh sel. Akibatnya, kadar gula darah naik sampai melebihi batas normal.

Dari 4 jenis diabetes, ada 2 macam diabetes yang paling sering menyerang yaitu tipe 1 dan tipe 2.

Diabetes tipe 1 terjadi karena karena pankreas mengalami kerusakan sehingga tidak cukup memasok insulin. Penyebabnya adalah genetik dan dapat dialami sejak bayi.

Sedangkan diabetes tipe 2 atau sering disebut sebagai diabetes saja banyak terjadi seiring pertambahan usia.

Pada diabetes tipe 2, pankreas mampu menghasilkan insulin, namun jumlahnya tak mencukupi karena ada komplikasi-komplikasi dalam tubuh. Komplikasi-komplikasi ini bisa disebabkan oleh penumpukan lemak dalam tubuh yang menghambat penyerapan gula darah sehingga menyebabkan resistensi insulin.

Komplikasi tersebut bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari asupan makanan yang banyak mengandung kalori, lemak, kebiasaan merokok hingga kurang berolahraga.

Prof Sarwono Waspadji dari Divisi Metabolik-Endokrin, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI menginformasikan bahwa makanan manis, berlemak, berkalori tinggi serta kurang gerak, semuanya mempengaruhi munculnya diabetes. Sebenarnya tidak ada makanan spesifik yang dapat memicu diabetes. Makanan apapun jika dimakan dalam jumlah banyak bisa memicu diabetes.

Secara garis besar, Prof Sarwono memaparkan beberapa hal yang dapat memperbesar risiko terjadinya diabetes, yaitu:

1) Pola Makan yang Tidak Sehat

Pola makan yang tak sehat akan mengganggu keseimbangan karbohidrat dan kandungan lain yang dibutuhkan oleh tubuh. Mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung gula akan meningkatkan kandungan gula dalam tubuh melebihi kapasitas kerja pankreas.

Nutrisi yang berlebihan merupakan faktor risiko utama yang dapat menyebabkan diabetes. Semakin banyak kelebihan berat badan atau obesitas akibat nutrisi yang berlebihan, semakin besar kemungkinan terserang diabetes.

2) Faktor Keturunan

Diabetes juga dapat disebabkan oleh faktor keturunan atau genetik. Jika memiliki orangtua yang mengidap diabetes, sebaiknya berhati-hati agar tidak terkena penyakit yang sama, sebab ada kemungkinan gen-gen yang mempengaruhi kinerja pankreas diturunkan kepada anak.

3) Malas Berolahraga atau Kurang Gerak

Kurang berolahraga secara berkepanjangan dapat menyebabkan tubuh mengalami perubahan struktur dan penurunan metabolisme. Metabolisme tubuh yang menurun akan ikut memperlambat penyerapan gula darah. Kurang olahraga tidak hanya berisiko memicu diabetes saja, tapi juga berisiko memciu penyakit jantung.

4) Virus dan Bakteri

Virus dan bakteri juga dapat menyebabkan diabetes, misalnya virus rubela, gondok dan human coxsackievirus B4 yang mengakibatkan perusakan sel. Diabetes akibat bakteri belum dapat diketahui secara pasti, namun para ahli menduga bakteri juga dapat memicunya.