Rahasia Umur Panjang dan Sehat Alami

Rahasia Umur Panjang dan Sehat Alami

Mereka yang memiliki kebiasaan merokok, menghabiskan waktunya dengan duduk-duduk sepanjang hari, mengonsumsi makanan berlemak dan asin-asin, dan bekerja dengan stres tinggi bisa lebih cepat merasakan berbagai masalah penuaan.

Kita lahir, tumbuh, menua, dan mati. Setiap orang mengalaminya tanpa kecuali. Saat kita menua, tubuh kita akan menunjukkannya dengan wajah yang keriput dan punggung yang semakin membungkuk.

Gaya hidup sehat dapat memperlambat penuaan hingga puluhan tahun. Proses penuaan kita mirip dengan pelapukan bangunan. Bangunan yang tidak terawat dengan baik akan cepat lapuk dan roboh, Tubuh yang tidak terawat juga akan cepat menua. Penuaan bukanlah penyakit, tetapi tubuh tua adalah persemaian ideal bagi penyakit.

Selain gen, lingkungan dan pilihan gaya hidup seperti kebiasaan makan, berolahraga secara rutin, dan pengendalian berat badan akan menentukan apakah Anda akan hidup sampai usia 50 tahun atau 80 tahun. Menurut sebuah penelitian terhadap beberapa orang kembar identik, gen hanya menentukan 30% usia harapan hidup Anda. Gaya hidup dan lingkungan berkontribusi 70% sisanya. Secara teoritis, Anda bisa mencapai usia maksimum sampai 120 tahun.

Proses penuaan telah dimulai dari usia tiga puluhan dan semakin terlihat di usia empat puluhan dengan kulit yang berkurang elastisitasnya, rambut yang menipis atau beruban, dan tanda penuaan lainnya. Namun, kebanyakan orang tidak merasakan masalah penuaan sebelum usia 50 tahun. Mereka yang memiliki kebiasaan merokok, menghabiskan waktunya dengan duduk-duduk sepanjang hari,  mengonsumsi makanan berlemak dan asin-asin, dan bekerja dengan stres tinggi bisa lebih cepat merasakan berbagai masalah penuaan.

Tips ‘Memperpanjang Umur’

Menjadi tua itu adalah keniscayaan, tetapi bukan berarti ketika masa tua datang penyakit juga ikut dating. Menjadi tua dengan sehat dan berumur panjang adalah harapan banyak orang. Berikut beberapa tips yang dapat Anda praktikkan untuk ‘memperpanjang umur’.

1. Berhenti merokok

Sebuah studi menunjukkan bahwa mereka yang merokok satu pak rokok sehari memiliki umur rata-rata empat tahun lebih pendek. Selain mengakibatkan kanker paru, merokok dapat menyebabkan berbagai penyakit lainnya yang memperpendek umur.

2. Menjaga kesehatan kardiovaskular

Mengendalikan tekanan darah, kolestrol, dan kesehatan kardiovaskular dapat meningkatkan usia harapan hidup Anda. Mereka yang memiliki tekanan darah normal rata-rata hidup lima tahun lebih lama.

3. Minum obat sesuai anjuran

Pengobatan berperan memperpanjang umur Anda. Anda bisa memiliki penyakit menahun atau serius, tetapi bisa tetap berumur panjang bila menjalani terapi dengan baik. Dalam sebuah studi terhadap mereka yang berumur 100 tahun atau lebih , 80% pernah memiliki penyakit serius. Akan tetapi, kemudian kembali sehat.

4. Minum teh hijau secara teratur

Teh hijau adalah produk antipenuaan alami yang menakjubkan. Hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa minum teh hijau yang cukup di siang hari dapat melindungi Anda dari segala bentuk kanker, membangun ketahanan terhadap penyakit jantung, dan demensia (kepikunan), serta berkontribusi terhadap kemampuan tubuh Anda membakar lemak, terutama lemak perut.

5. Olahraga teratur

Olahraga meningkatkan energi, membangun massa otot, meningkatkan aliran darah ke kulit Anda, membantu mencegah tekanan darah tinggi, mengurangi kecemasan, menguatkan tulang, dan meningkatkan tingkat metabolisme sehingga Anda menurunkan berat badan lebih cepat. Olahraga juga baik untuk kulit karena meningkatkan pengiriman oksigen dan nutrisi ke sel-sel kulit Anda.

6. Tidur teratur dalam jumlah memadai

Cukup tidur adalah salah satu kebiasaan yang paling penting bagi siapa saja yang berusia di atas 40. Ketika Anda tidur, tubuh Anda melepaskan hormon pertumbuhan yang merangsang pergantian sel. Kulit anda akan menderita jika Anda tidak mendapatkan jumlah tidur yang Anda butuhkan. Tidur juga dapat mengurangi hormon stres yang menekan sistem kekebalan tubuh dan mempercepat proses penuaan.

Tujuh Tips Panjang Umur dari Ikaria

Orang Ikaria hidup lebih lama dan sehat karena mereka terlibat dalam kegiatan alami, memiliki pandangan yang tepat tentang kehidupan, makan dengan benar, dan memiliki kekerabatan yang kuat dalam masyarakat.

Orang-orang pulau Ikaria di Laut Aaegea Timur dikenal memiliki umur panjang. Sebuah studi yang dilakukan oleh Yayasan Riset Nasional Yunani menemukan bahwa mereka memiliki proporsi lansia berusia diatas 90 tahun sepuluh kali rata-rata Eropa. Sepertiga penduduk pulau pegunungan itu berusia 90 tahun atau lebih. Menariknya lagi, mereka tidak hanya hidup lebih lama, tetapi juga memiliki 20% lebih sedikit kasus kanker, 50% lebih sedikit kasus penyakit jantung, dan 90% lebih sedikit kasus diabetes dibandingkan rata-rata Eropa. Mereka hampir tidak ada yang terkena penyakit alzheimer atau demensia. Pulau Yunani seluas 99 mil persegi itu mungkin menyimpan rahasia umur panjang yang kita butuhkan!

Apa yang mereka lakukan sehingga hidup lebih lama? Orang lkaria hidup lebih lama dan sehat karena mereka terlibat dalam kegiatan alami, memiliki pandangan yang tepat tentang kehidupan, makan dengan benar, dan memiliki kekerabatan yang kuat dalam masyarakat.

Jika anda ingin hidup bersama keluarga dan sahabat anda Sampai usia 90 tahun, Ikutilah tujuh hal berikut yang mereka lakukan.

1. Minum susu kambing

Orang-orang Ikaria teratur minum susu kambing. Susu ini kaya akan senyawa antibakteri dan hormon triptofan yang merupakan antidepresan alami untuk menciptakan rasa tenang dan menurunkan tekanan darah. Sekitar 80% orang Ikaria berusia lebih dari 90 tahun mengonsumsi susu kambing beberapa kali per minggu sepanjang hidup mereka/

2. Tinggal di pegunungan

Karena tinggal di daerah pegunungan, orang Ikaria mendapatkan cukup olahraga ketika berjalan kaki naik atau turun Bukit mengunjungi Desa Tetangga. Aktivitas fisik ini menjaga berat badan dan menurunkan risiko penyakit jantung mereka.

3. Makan sayur, buah, dan biji-bijian

Diet orang pulau itu adalah variasi dari pola makan Mediterania yang berfokus pada biji-bijian, sayuran, buah-buahan, minyak zaitun, ikan, kacang, dan kentang. Mereka sedikit mengonsumsi daging merah dan gula. Sebagian besar sayuran yang dimakan orang Ikaria sarat nutrisi dan beberapa mengandung antioksidan lebih banyak dari teh hijau. Ada lebih dari 150 jenis sayuran tumbuh di Ikaria yang mereka makan sebagai salad segar bersama buah-buahan. Orang Ikaria mengonsumsi lebih banyak minyak zaitun daripada masyarakat lain di dunia.Setelah makanan mereka dimasak, mereka mencipratkan sedikit minyak zaitun di atasnya sebelum dimakan. Hal ini mengembalikan sifat menyehatkan minyak zaitun yang hancur oleh pemanasan

4.Minum teh herbal

Orang-orang Ikaria minum teh herbal dari bahan seperti mint liar dan chamomile setiap hari. Teh herbal mengandung senyawa yang menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit jantung, serta demensia.

5. Istirahat yang cukup

Orang Ikaria tidur siang dengan teratur. Di siang hari, situasi kota sangat lengang ketika para penduduk setempat menutup toko untuk beristirahat tidur siang. Situasi menjadi hidup lagi setelah gelap, ketika waktunya untuk relaksasi dan bersosialisasi. Tidur siang (setelah Zhuhur) 4 kali seminggu selama paling sedikit 30 menit membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan menjaga tubuh Anda tetap prima.

6. Menikmati waktu

Orang Ikaria tidak mencemaskan waktu.Mereka melakukan kegiatan menurut jadwal mereka sendiri sehingga jauh lebih rileks dan tidak menderita banyak penyakit yang terkait stres. Mereka juga beristirahat ketika merasa lelah. Orang Ikaria tahu bagaimana menciptakan keseimbangan hidup. Mereka menikmati waktu untuk bersenang-senang, berkumpul dengan teman dan keluarga

7. Merekatkan hubungan masyarakat dan keluarga

Orang Ikaria membina keakraban keluarga dan masyarakat. Aspek sosial dari kehidupan sangatlah penting. Membina kebersamaan dengan keluarga dan kerabat Anda sangat bermanfaat untuk kesehatan dan telah terbukti membantu memperpanjang umur. Hubungan sosial yang kuat terbukti menurunkan risiko depresi, penyakit jantung, dan masalah kesehatan lainnya.

Sumber : dr. Salma - Tetap Sehat setelah Usia 40 (2014)