SEHAT ALAMI DARI DIABETES MELLITUS! SI MANIS BERBAHAYA!

SEHAT ALAMI DARI DIABETES MELLITUS! SI MANIS BERBAHAYA!

Sehat alami terhidar dari Penyakit Kencing Manis. Mengapa disebut SI MANIS? Kenaikan kadar gula (glukosa) di dalam darah akan meneyebabkan urine penderita mengandung glukosa sehingga terasa manis. Mengapa Berbahaya? Darah beredar ke seluruh tubuh kita. Pada penderita DM, gula yang berlebihan di darahnya akan beredar ke seluruh tubuh. Kalau keadaan ini dibiarkan (DM tidak terkontrol) maka dapat menimbulkan komplikasi.

Komplikasinya bahaya sekali karena dapat terjadi di berbagai organ tubuh yang penting seperti otak (stroke), mata (katarak, kerusakan retina), jantung (penyakit jantung koroner), ginjal (gangguan fungsi ginjal), pembuluh darah dan saraf.

Komplikasi pada pembuluh darah menyebabkan gangguan aliran darah sehingga luka sukar sembuh bahkan bisa membusuk yang disebut gangren).

Karbohidrat

Diabetes Mellitus (DM) berkaitan erat dengan karbohidrat. Untuk beraktivitas (berpikir, bergerak dll), tubuh kita memerlukan energi/kalori dan sumber utama kalori bagi tubuh adalah karbohidrat. Jadi karbohidrat sangat dibutuhkan oleh tubuh tetapi menjadi masalah bagi penderita DM.

Di dalam tubuh, karbohidrat dari makanan harus diubah menjadi glukosa karena hanya bentuk glukosa yang bisa masuk ke dalam sel-sel tubuh. Perubahan karbohidrat menjadi glukosa terjadi di mulut, lambung dan usus halus (bagian dari sistem pencernaan).

Jadi di usus halus karbohidrat sudah dalam bentuk glukosa yang kemudian diserap oleh pembuluh darah di usus => glukosa masuk ke aliran darah => dengan bantuan insulin, glukosa masuk ke sel-sel tubuh => kadar glukosa dalam darah akan berkurang. Tanpa insulin, glukosa tidak bisa masuk ke dalam sel-sel tubuh. Di dalam sel tubuh, glukosa diubah menjadi energi (ATP) yang akan dipakai oleh sel tubuh untuk beraktivitas.

Karbohidrat yang kita konsumsi ada 3 jenis :

Karbohidrat Sederhana :

  • Monosakarida (MANIS), contoh : Glukosa
  • Disakarida (MANIS), contoh : Fruktosa (gula buah), Laktosa (gula susu), Galaktosa

Karbohidrat Kompleks :

  • Polisakarida (TAWAR), contoh : Pati (nasi, tepung, dll)

Insulin

Organ tubuh yang menghasilkan insulin adalah pankreas. Bagian pankreas yang menghasilkan insulin adalah sel beta. Insulin dari pankreas akan masuk ke dalam aliran darah dan akan bertemu dengan glukosa yang ada di dalam aliran darah. Insulin akan membantu glukosa masuk ke sel-sel tubuh.

Diabetes Mellitus (DM)

Ada 4 jenis : Prediabetes, DM tipe 1 (IDDM), DM tipe 2 (NIDDM) dan Gestational DM (DM pada kehamilan). Yang banyak adalah DM type 1 (IDDM) dan DM Type 2 (NIDDM).

DM Tipe 1 (IDDM)

Pada DM type 1 terjadi kerusakan pada sel-sel beta di pankreas => produksi insulin terganggu => jumlah insulin berkurang (bahkan bisa tidak ada) => glukosa yang ada di dalam darah tidak bisa masuk ke sel-sel tubuh => glukosa tetap ada di dalam darah => jumlah glukosa di dalam darah => kadar glukosa di dalam darah meningkat => terjadilah DM type 1 yang dikenal juga dengan istilah Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM) karena penderita harus menyuntikan insulin selama hidupnya.

DM Tipe 2 (IDDM)

Pada DM type 2 terjadi penolakan sel-sel tubuh terhadap insulin (disebut resistensi insulin) => pemakaian insulin oleh sel-sel tubuh terganggu  => glukosa yang ada di dalam darah tidak bisa masuk ke sel-sel tubuh  => glukosa tetap ada di dalam darah => jumlah glukosa di dalam darah  => kadar glukosa di dalam darah meningkat  =>terjadilah DM type 2 yang dikenal juga dengan istilah Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus (NIDDM) karena penderita tidak harus menyuntikan insulin tetapi cukup dengan obat diabetes yang diminum (Oral Anti Diabetes – OAD).

Gejala DM

Gejala DM disebut 3P :

  • Polidipsia (haus lagi haus lagi (2HL) => sering minum)
  • Polifagia (lapar lagi lapar lagi (4L) => sering makan)
  • Poliura (kencing lagi kencing lagi (2KL) => sering kencing)

Waspadalah bila memiliki gejala 3P ini!!!

Peranan Noni ANAMed pada DM

Noni ANAMed mengandung lebih dari 140 bioaktif (bahan aktif alami) antara lain :

  • Nutrisi lengkap yang dibutuhkan sel-sel tubuh (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, air)
  • Antioksidan (pembersih radikal bebas) yang poten (kadar SOD dan Scopoletin paling tinggi)

Sehingga Noni ANAMed dapat membantu mengatasi Diabetes Mellitus dengan cara :

  1. Meningkatkan produksi insulin di pankreas  => glukosa bisa masuk ke sel-sel tubuh  => kadar glukosa di dalam darah diturunkan/dinormalkan  => mencegah komplikasi.
  2. Memperbaiki pemakaian insulin oleh sel-sel tubuh  => glukosa bisa masuk ke sel-sel tubuh => kadar glukosa di dalam darah diturunkan/dinormalkan => mencegah komplikasi.
  3. Menunjang regenerasi sel  => memperbaiki fungsi sel-sel di daerah komplikasi => mengurangi / memperbaiki komplikasi.

ANJURAN TAKARAN Noni ANAMed

Untuk Diabetes Mellitus :

  • Tahap pengobatan :
    • Untuk takaran minum minum Noni Pure ANAMed :
      • Bulan 1 ==> 2 x 60 ml tiap hari. Takaran bisa ditingkatkan 3 x 60 ml bila gula darah di atas 200.
      • Bila belum ada perbaikan, takaran dapat ditingkatkan (frekwensi atau mlnya)
  • Tahap pemeliharaan (maintenance) :
    • bila kadar gula darah sudah normal ==> 2 x 30 ml tiap hari

Untuk penyakit lain (yang berat/kritis, seperti kanker, DBD dll) :

Takaran dapat ditingkatkan, baik frekuensi maupun volumenya, sampai 500 ml tiap hari.

CARA MINUM Noni ANAMed :

  • Dikumur dulu 4 kali lalu ditelan.
  • Bila disertai dengan obat dokter maka minum dulu obat dokter, 1 jam kemudian minum Noni ANAMed.